Bank di UEA Perketat Akses Aplikasi dan Belanja Online dengan Langkah Keamanan Baru

0 0
Read Time:2 Minute, 39 Second

Bank-bank di UEA mulai memperketat akses aplikasi untuk layanan perbankan digital dan transaksi belanja online dengan beberapa langkah otentikasi baru yang bertujuan mengurangi risiko penipuan elektronik dan pencurian data masuk serta kode verifikasi.

akses aplikasi - ilustrasi berita Bank di UEA Perketat Akses Aplikasi dan Belanja Online dengan Langkah Keamanan Baru

Perubahan prosedur ini mencakup pemberian notifikasi instan di dalam aplikasi perbankan saat terjadi upaya masuk atau transaksi, hingga penerapan metode verifikasi tambahan sebelum menyelesaikan sebagian transaksi elektronik.

Perubahan pada akses aplikasi dan otentikasi

Salah satu titik utama kebijakan baru adalah memastikan bahwa nomor ponsel pelanggan terdaftar pada bank dan aplikasi perbankan menjadi bagian esensial dari proses autentikasi. Setelah berhasil masuk atau saat permintaan transaksi diajukan, nasabah akan menerima pesan singkat ke nomor yang terdaftar, sekaligus melihat notifikasi langsung di aplikasi untuk meninjau, menyetujui, atau menolak aktivitas tersebut.

Penggunaan PIN khusus dan verifikasi biometrik

Beberapa sistem memungkinkan penggunaan PIN khusus yang didedikasikan untuk otentikasi, selain opsi verifikasi biometrik seperti pengenalan wajah atau sidik jari. Pilihan metode yang tersedia bergantung pada kebijakan bank, jenis perangkat, dan layanan yang digunakan. Dengan demikian, autentikasi tidak lagi hanya mengandalkan kode satu kali (OTP) yang dikirim melalui SMS.

Proses otorisasi untuk belanja elektronik

Untuk transaksi pembayaran elektronik, bank bergerak dari penggunaan OTP via pesan singkat menuju proses yang lebih terintegrasi melalui aplikasi perbankan. Selain verifikasi biometrik—misalnya pemindaian wajah atau mata—nasabah diminta menempatkan nomor rahasia pada aplikasi yang hanya diketahui oleh pemilik akun. Saat pembelian dilakukan, notifikasi segera dikirim ke nomor terdaftar; nasabah membuka aplikasi, memeriksa rincian transaksi, menyetujui dengan memasukkan PIN, lalu kembali ke situs atau aplikasi pedagang untuk menyelesaikan pembayaran.

Tujuan: meminimalkan risiko penipuan digital

Menurut pengumuman dari bank-bank terkait, langkah-langkah ini dirancang untuk menekan risiko phishing, pencurian kode verifikasi, rekayasa sosial, dan penukaran kartu SIM. Dengan mengaitkan autentikasi pada beberapa elemen sekaligus—perangkat yang terdaftar, aplikasi perbankan, PIN, serta karakteristik biometrik—bank berharap meningkatkan lapisan perlindungan bagi pengguna layanan digital.

Regulasi dan praktik notifikasi transaksi

Selain inisiatif bank, regulasi Bank Sentral di negara tersebut mewajibkan lembaga keuangan berlisensi untuk memberi tahu nasabah tentang transaksi yang terjadi pada rekening mereka secara real time, melalui SMS atau email sesuai opsi yang tersedia. Detail transaksi juga dibuat dapat diakses melalui layanan telepon dan perbankan internet untuk memudahkan penelusuran oleh nasabah.

Perpindahan dari model yang hanya mengandalkan kode OTP lewat SMS ke model yang menautkan autentikasi pada aplikasi, notifikasi instan, PIN, atau verifikasi biometrik dipandang sebagai upaya untuk meningkatkan tingkat perlindungan saat mengakses layanan digital dan melakukan pembelian elektronik, sekaligus memperkecil celah yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku penipuan.

Sebagian bank juga menekankan penggunaan PIN khusus yang dibuat atau diaktifkan dalam aplikasi perbankan sebagai metode otorisasi transaksi, yang bisa digunakan bersamaan atau sebagai pengganti beberapa metode verifikasi tradisional. Dengan demikian, otentikasi dapat diselesaikan melalui kombinasi faktor pengetahuan, kepemilikan perangkat, dan karakteristik biometrik, sesuai tingkat risiko yang diidentifikasi.

Penerapan langkah-langkah ini menunjukkan pergeseran menuju model keamanan berlapis yang mengutamakan keterkaitan antara perangkat, aplikasi, dan identitas nasabah, sekaligus memberi kendali lebih besar kepada pengguna untuk meninjau dan menyetujui aktivitas keuangan secara real time.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %